Kabarciayu– Pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kali ini, anggota Koramil 1613/Terisi, Serka Castra, turun langsung melakukan monitoring dan pengecekan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di toko sembako wilayah Kecamatan Terisi, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga berbagai komoditas pangan yang dijual kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Castra memeriksa harga sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, hingga komoditas lainnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah bahan pangan tercatat dijual dengan harga yang bervariasi.

Salah satu komoditas dengan harga tertinggi adalah daging sapi yang mencapai Rp135.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah tercatat sebesar Rp44.000 per kilogram dan bawang putih dijual Rp40.000 per kilogram.

Adapun harga daging ayam berada di angka Rp38.000 per kilogram, sedangkan telur ayam dijual Rp33.000 per kilogram.

Daftar Harga Sembako di Wilayah Terisi

Berikut rincian harga kebutuhan pokok berdasarkan hasil monitoring anggota Koramil 1613/Terisi pada Kamis (5/11/2026):

Komoditas

Harga

Beras

Rp15.000/kg

Minyak goreng

Rp16.000/kg

Telur ayam

Rp33.000/kg

Jagung

Rp10.000/kg

Gula pasir

Rp17.000/kg

Kacang kedelai

Rp19.000/kg

Bawang merah

Rp44.000/kg

Bawang putih

Rp40.000/kg

Daging ayam

Rp38.000/kg

Daging sapi

Rp135.000/kg

Dari daftar tersebut, beras terpantau dijual Rp15.000 per kilogram. Sementara minyak goreng berada di harga Rp16.000 per kilogram dan gula pasir Rp17.000 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, jagung dijual Rp10.000 per kilogram dan kacang kedelai sebesar Rp19.000 per kilogram.

Data tersebut merupakan hasil pengecekan langsung di toko sembako yang menjadi lokasi pemantauan di wilayah Koramil 1613/Terisi.

Monitoring Dilakukan untuk Pantau Perkembangan Harga

Kegiatan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok ini menjadi salah satu upaya aparat kewilayahan untuk mengetahui kondisi harga pangan yang beredar di tengah masyarakat.

Melalui pemantauan secara langsung, perkembangan harga sejumlah komoditas dapat diketahui sebagai bahan informasi mengenai kondisi kebutuhan pokok di wilayah binaan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas aparat teritorial dalam memantau situasi dan kondisi wilayah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan lancar.

Hasil monitoring harga sembako tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Komandan Kodim 0616/Indramayu melalui jajaran Koramil 1613/Terisi.***