Kabarciayu – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak, Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan (BanPang) berupa beras kepada warga kurang mampu. Pada Selasa (22/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, penyaluran bantuan beras untuk periode Juli, Agustus, dan September tahun 2026 dilaksanakan di Aula Kantor Desa Soge, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini melibatkan distribusi sebanyak 7.800 kilogram (7,8 ton) beras kepada 260 penerima manfaat (KPM) yang terdaftar.
Penyaluran bantuan ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap daya beli masyarakat di tingkat desa. Setiap penerima manfaat mendapatkan jatah sebesar 30 kilogram beras, yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan pokok keluarga selama tiga bulan ke depan. Untuk memastikan proses berjalan adil, transparan, dan tertib, jajaran Koramil 1616/Kandanghaur bersama unsur pemerintahan desa dan petugas Bulog turun langsung melakukan pendampingan dan pengawasan di lokasi.
Sertu Suaedi, Babinsa Desa Soge, hadir mewakili Danramil untuk memantau jalannya distribusi. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai pengawas keamanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa tidak ada praktik pungli, nepotisme, atau kesalahan data dalam pembagian bantuan. "Kami memastikan bahwa beras yang diterima oleh warga adalah hak mereka yang sah. Tidak boleh ada satu pun warga yang berhak namun terlewat," tegas Sertu Suaedi saat memberikan arahan kepada panitia setempat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Kuwu Desa Soge, Bpk. Akhmad Maulana, yang bertanggung jawab atas kelancaran administrasi di tingkat desa. Dari pihak penyedia logistik, hadir tim supervisor Bulog yang terdiri dari Ibu Siti Nurbaeti, Ibu Izzah, Ibu Kansah, dan Bpk. Mukhamad A. Kehadiran empat orang supervisor Bulok menunjukkan keseriusan perusahaan pelat merah dalam menjamin kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan memenuhi standar gizi dan kelayakan konsumsi. Selain itu, kehadiran Bpk. Sodikin (Kasi Trantibum), serta para Lurah, Bekel, RW, dan RT menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah desa dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban umum.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Aula Kantor Desa Soge terpantau aman, tertib, dan lancar. Antrian penerima manfaat terkendali dengan baik berkat koordinasi yang solid antara panitia, Babinsa, dan perangkat desa. Para penerima manfaat expressing rasa syukur mereka atas bantuan ini, yang sangat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Dengan tersalurkannya 7,8 ton beras ini, diharapkan stabilitas sosial di Desa Soge tetap terjaga. Program BanPang bukan sekadar bantuan materiil, tetapi juga investasi sosial untuk mencegah kemiskinan ekstrem dan menjaga martabat bangsa. Koramil 1616/Kandanghaur berkomitmen untuk terus mendampingi setiap tahap penyaluran bantuan pemerintah hingga tangan terakhir penerima, memastikan bahwa kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan negara. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dan bantuan kemanusiaan.
Posting Komentar untuk "Wujud Kepedulian Negara, Koramil 1616/Kandanghaur Kawal Penyaluran 7,8 Ton Beras BanPang di Desa Soge"