Kabarciayu - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, dipantau oleh anggota Koramil 1613/Terisi. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga sembako yang beredar di tingkat pedagang.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Sertu Carli di Toko Ibu Murni, Blok Terisi, Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (7/9/2026), mulai pukul 09.10 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan itu, Sertu Carli melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat.

Pemantauan harga sembako menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kondisi harga di lapangan sekaligus mengantisipasi adanya perubahan harga kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan hasil pengecekan, harga sejumlah bahan pokok di tingkat toko saat ini masih bervariasi.

Untuk komoditas beras, harga tercatat sebesar Rp13.000 per kilogram. Sementara minyak goreng berada di kisaran Rp16.000 per kilogram.

Harga telur ayam tercatat Rp30.000 per kilogram.

Sedangkan sejumlah komoditas cabai juga turut menjadi perhatian. Cabai rawit hijau dijual dengan harga sekitar Rp60.000 per kilogram, sementara cabai merah berada di angka Rp32.000 per kilogram.

Untuk komoditas gula putih, harga yang ditemukan di lokasi mencapai Rp18.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah tercatat Rp36.000 per kilogram dan bawang putih sebesar Rp38.000 per kilogram.

Adapun harga daging ayam berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, sedangkan daging sapi mencapai Rp80.000 per kilogram.

Berikut daftar harga bahan pokok hasil monitoring:

KomoditasHarga
BerasRp13.000/kg
Minyak gorengRp16.000/kg
Telur ayamRp30.000/kg
Cabai rawit hijauRp60.000/kg
Gula putihRp18.000/kg
Cabai merahRp32.000/kg
Bawang merahRp36.000/kg
Bawang putihRp38.000/kg
Daging ayamRp35.000/kg
Daging sapiRp80.000/kg

Monitoring harga tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi wilayah oleh jajaran Koramil 1613/Terisi.

Dengan pengecekan langsung ke pedagang, perkembangan harga kebutuhan pokok di masyarakat dapat diketahui berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok tersebut berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.