Kabarciayu – Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi prioritas utama dalam upaya menjamin kesejahteraan masyarakat. Menyadari hal tersebut, Serma Ahmad Sugito, anggota Koramil 1613/Terisi, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Terisi, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan barang dan mencegah terjadinya gejolak harga yang merugikan konsumen.
Pasar Terisi, sebagai pusat perputaran ekonomi warga setempat, menjadi titik pantau strategis. Serma Ahmad Sugito berkeliling menyambangi para pedagang beras, minyak goreng, telur, hingga daging. Ia tidak hanya sekadar mencatat harga, tetapi juga berdialog intensif dengan pedagang mengenai asal pasokan barang dan kendala distribusi yang mungkin dihadapi. Kehadiran Babinsa ini memberikan rasa aman dan keyakinan bagi para pedagang bahwa pemerintah dan TNI selalu memantau kondisi pasar secara ketat.
Dalam keterangannya usai melakukan pengecekan, Serma Ahmad Sugito menekankan pentingnya transparansi dan kestabilan harga. "Kami hadir di sini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan bahwa rakyat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan stok yang tersedia. Stabilitas pasar adalah kunci kenyamanan hidup masyarakat. Jika ada indikasi penimbunan atau permainan harga, kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengambil langkah tegas," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, tercatat daftar harga rata-rata komoditas strategis per kilogram saat itu adalah: Beras Rp 13.000, Minyak Goreng Rp 16.000, Telur Ayam Rp 33.000, Jagung Rp 10.000, Gula Pasir Rp 17.000, Kacang Kedelai Rp 19.000, Bawang Merah Rp 44.000, Bawang Putih Rp 40.000, Daging Ayam Rp 43.000, dan Daging Sapi Rp 135.000. Meskipun harga bawang dan daging sapi cenderung tinggi akibat faktor musiman, Serma Ahmad memastikan bahwa stok di pasaran masih cukup melimpah sehingga tidak terjadi kelangkaan.
Sementara itu, salah satu pedagang sembako, Ibu Siti (45 tahun), menyambut positif kehadiran Babinsa. "Alhamdulillah ada Pak Tentara yang datang mengecek. Kami jadi merasa diawasi dengan baik, jadi tidak berani main-main soal timbangan atau harga. Dengan adanya pantauan seperti ini, pembeli juga jadi lebih percaya belanja di sini," ungkapnya dengan senyum lega.
Kegiatan monitoring ini merupakan wujud nyata tugas pokok TNI dalam bidang pembinaan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, Babinsa berperan sebagai mitra bagi pedagang sekaligus pelindung bagi konsumen. Sinergi antara Koramil 1613/Terisi dengan Dinas Perdagangan dan asosiasi pedagang pasar terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat, adil, dan transparan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Terisi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada insiden atau gangguan ketertiban yang terjadi. Dengan adanya pengawasan rutin seperti ini, Kodim 0616/Indramayu berharap dapat berkontribusi langsung dalam menjaga daya beli masyarakat dan mencegah inflasi daerah yang tidak terkendali, khususnya menjelang momen-momen penting nasional.
Posting Komentar untuk "Wujud Kepedulian TNI, Babinsa Terisi Turun Langsung Pantau Harga Sembako: "Stabilitas Pasar Kunci Kesejahteraan Rakyat""