Serka Muksin Hadiri Tajiah Ibu Sriana, Sinergi TNI-Pemdes Kedungwungu Pererat Tali Persaudaraan di Tengah Duka!


Kabarciayu – Suasana duka yang menyelimuti Blok Karanganyar, RT 10/03, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, terasa begitu haru pada Kamis pagi (3/9/2026). Sejak pukul 09.00 WIB, sejumlah warga dan tokoh masyarakat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan tahlil dan doa bersama (tajiah) bagi almarhumah Ibu Sriana. Dalam momen penuh khidmat tersebut, Serka Muksin, Babinsa Desa Kedungwungu dari Koramil 1610/Krangkeng, tampak hadir dengan wajah teduh untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga berduka, khususnya Bapak Masduki yang juga menjabat sebagai Kuwu Desa Kedungwungu.

Kehadiran Serka Muksin di tengah-tengah keluarga besar almarhumah bukan sekadar formalitas protokol dinas, melainkan wujud nyata dari implementasi Binter (Bina Teritorial) melalui pendekatan kemanusiaan. Ia duduk bersila di antara para pelayat, ikut melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh tokoh agama setempat, dan menyampaikan ucapan belasungkawa yang tulus. "Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah dan memberikan ketabahan bagi Bapak Masduki serta seluruh keluarga yang ditinggalkan," ujar Serka Muksin dengan nada lembut.

Hadir dalam kegiatan tajiah ini selain Serka Muksin dan Bapak Masduki (Kuwu Desa Kedungwungu), juga terlihat kehadiran Bapak Dedi selaku Lurah, para tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kebersamaan unsur "Tiga Pilar" plus elemen masyarakat dalam momen duka ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan sosial di Desa Kedungwungu. Tidak ada sekat antara aparat dan rakyat; semua berbaur dalam satu rasa kehilangan dan harapan akan pahala jariyah bagi almarhumah.

Jenazah almarhumah Ibu Sriana sebelumnya telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kedungwungun. Kegiatan tajiah ini menjadi rangkaian akhir dari proses pemakaman, di mana para pelayat mendoakan agar roh almarhumah mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Bapak Masduki, meski sedang dilanda kesedihan, tampak sangat menghargai kehadiran Serka Muksin. "Terima kasih Pak Babinsa sudah meluangkan waktu. Kehadiran Bapak membuat kami merasa tidak sendirian dalam menghadapi ujian ini," ungkapnya dengan suara bergetar.

Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi di rumah duka terpantau sangat lancar, khidmat, dan kondusif. Tidak ada gangguan apapun. Atmosfer kekeluargaan dan rasa saling mendukung terjalin sangat kuat, membuktikan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada urusan keamanan fisik, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual masyarakat binaannya.

Kegiatan tajiah yang dihadiri oleh Serka Muksin ini menjadi bukti nyata peran Kodim 0616/Indramayu dalam membangun kedekatan hati dengan rakyat. Dengan hadir di saat suka maupun duka, TNI berhasil mengukuhkan posisinya sebagai sahabat sejati masyarakat. Sebuah langkah strategis yang memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa, di mana rasa empati dan solidaritas menjadi pondasi utama terciptanya lingkungan yang damai, harmonis, dan penuh kasih sayang.

Posting Komentar untuk "Serka Muksin Hadiri Tajiah Ibu Sriana, Sinergi TNI-Pemdes Kedungwungu Pererat Tali Persaudaraan di Tengah Duka!"