Kabarciayu – Dampak musim kemarau yang berkepanjangan mulai dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, keterbatasan sumber air bersih memaksa ratusan warga bergantung pada bantuan distribusi dari pemerintah desa dan aparat TNI. Pada Selasa (11/08/2026) sekitar pukul 09.37 WIB, Babinsa Desa Sanca, Serka Hasrul, bersama Kepala Desa (Kuwu) Sanca, Nya Nur Komariah, S.Pd.I., serta perangkat desa lainnya, melaksanakan pendistribusian air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Kegiatan ini dipusatkan di Blok Babakan, RT 27/RW 07, Desa Sanca, yang merupakan salah satu titik dengan krisis air paling kritis saat ini. Sumur-sumur warga mulai mengering, sehingga kebutuhan air untuk minum, mandi, dan mencuci menjadi tantangan harian yang berat. Melihat kondisi tersebut, Babinsa dan Pemerintah Desa bergerak cepat dengan mengerahkan mobil tangki air untuk menyuplai kebutuhan dasar masyarakat.
Kuwu Sanca, Nya Nur Komariah, S.Pd.I., menyatakan bahwa distribusi air ini dilakukan secara bergilir ke berbagai dusun yang mengalami kekurangan air. "Kami berupaya memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pemerintahan desa untuk melayani rakyat di masa sulit," ujarnya saat memantau proses pengisian air ke jerigen-jerigen milik warga.
Sementara itu, Babinsa Serka Hasrul menekankan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya saat latihan atau operasi keamanan, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan seperti ini. Ia turut membantu mengatur antrian warga agar proses distribusi berjalan tertib dan merata, serta membantu mengangkat jerigen bagi warga lanjut usia.
"Kepedulian terhadap warga yang terdampak adalah prioritas kami. Dengan adanya pasokan air rutin ini, kami berharap warga dapat tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan meski sedang dilanda kekeringan," kata Serka Hasrul.
Hadir dalam kegiatan tersebut selain Kuwu dan Babinsa, juga Kasun IV Bpk. Suhendi, serta para Ketua RW, RT, dan warga sekitar yang antre membawa wadah penampungan air. Suasana terlihat ramai namun kondusif, dengan warga saling membantu satu sama lain.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak terjadi keributan atau ketidaknyamanan selama proses pembagian air. Langkah sinergis antara Babinsa, Pemerintah Desa, dan masyarakat Desa Sanca ini menjadi contoh nyata gotong royong dalam menghadapi bencana alam.
Pemerintah Desa Sanca dan Koramil setempat berkomitmen untuk terus memantau perkembangan ketersediaan air tanah. Jika kondisi kekeringan berlanjut, distribusi air bersih akan terus dilanjutkan hingga musim hujan tiba, guna menjamin kesehatan dan kesejahteraan warga Desa Sanca.
Posting Komentar untuk "Kekeringan Melanda Desa Sanca, Babinsa Serka Hasrul dan Pemdes Gantar Distribusikan Air Bersih ke Warga"