INDRAMAYU – Kualitas pelayanan publik di tingkat desa menjadi salah satu indikator utama kepuasan masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah. Menyadari pentingnya hal tersebut, TNI melalui jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus melakukan pendampingan intensif untuk memastikan setiap layanan yang diberikan kepada warga berjalan dengan transparan, cepat, dan ramah.
Hal ini dilakukan oleh Kopka Tardi, Babinsa Desa Singakerta, yang pada Selasa (18/8/2026) melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan yang berlangsung siang hari ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, baik dalam hal penanganan pengaduan warga maupun kelancaran proses administrasi kependudukan.
Kopka Tardi menekankan bahwa pintu gerbang kepercayaan rakyat terhadap pemerintah dimulai dari bagaimana aparat desa melayani warganya. "Pelayanan harus dilaksanakan dengan baik, sabar, dan solutif agar masyarakat merasa diterima dan dihargai," ungkap Kopka Tardi dalam dialognya. Ia mengajak seluruh elemen desa untuk bersinergi menciptakan birokrasi yang bersih dan efisien, sehingga tidak ada keluhan yang bertele-tele atau tersendat.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah kunci pemimpin di Desa Singakerta yang berkomitmen untuk mewujudkan tujuan tersebut. Turut hadir Kuwu (Kepala Desa) Singakerta, Bapak Bagus Waresa, S.H., yang memberikan dukungan penuh atas inisiatif peningkatan pelayanan ini. Sebagai seorang sarjana hukum, Kuwu Bagus juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur administratif yang berlaku demi perlindungan hak-hak warga.
Selain Kepala Desa, pertemuan ini juga dihadiri oleh Lura Very, Ibu Dewi selaku Sekretaris Desa (Sekdes), Bapak Tarno sebagai Ketua RT, serta Bapak Wadira dalam kapasitasnya sebagai Bekel atau unsur pembantu kepala desa. Kehadiran perwakilan dari berbagai tingkatan struktur pemerintahan desa ini menunjukkan keseriusan mereka untuk berbenah secara menyeluruh.
Diskusi berjalan dua arah. Para perangkat desa menyampaikan kendala-kendala teknis yang sering dihadapi saat melayani warga, seperti keterbatasan sumber daya manusia atau kompleksitas regulasi tertentu. Kopka Tardi kemudian memberikan masukan dan motivasi, serta menawarkan bantuan koordinasi dengan pihak kecamatan atau instansi terkait jika diperlukan.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah mekanisme pengaduan masyarakat. Dibahas bagaimana cara menampung aspirasi atau keluhan warga tanpa memandang status sosial, serta tindak lanjut yang jelas atas setiap laporan yang masuk. Dengan adanya sistem pengaduan yang responsif, diharapkan potensi konflik horizontal di masyarakat dapat diminimalisir sejak dini.
Kegiatan Komsos ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kekeluargaan. Suasana kondusif tercipta berkat keterbukaan para peserta dalam berbagi pandangan. Kopka Tardi juga mengapresiasi kinerja Perangkat Desa Singakerta yang selama ini telah bekerja keras melayani ribuan warganya.
Bagi warga Desa Singakerta, kehadiran Babinsa yang aktif memantau dan mendampingi pelayanan desa memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa mereka memiliki mitra yang siap membantu menyelesaikan persoalan. Sinergi antara TNI, Pemerintah Desa, dan masyarakat ini merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Singakerta terpantau aman dan tertib. Komitmen untuk memperbaiki pelayanan administrasi akan terus dilanjutkan melalui evaluasi berkala, dengan harapan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Desa Singakerta dapat terus meningkat di masa mendatang.
Posting Komentar untuk "Babinsa Koramil 1610 Krangkeng, Kopka Tardi Gandeng Kuwu Singakerta Benahi Pelayanan Administrasi Desa"